PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN

Dalam penanganan atau memberikan pertolongan pada korban-korban kecelakaan, ada batasan-batasan tertentu yang harus diperhatikan disesuaikan dengan sifat kecelakaan dan kemampuan kita dalam memberikan pertolongan sesegera mungkin. Kesalahan dalam memberikan pertolongan dapat memperparah kondisi korban kecelakaan

Ada kriteria atau batasan yang dapat digunakan untuk memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan. Kriterianya adalah kecelakaan masih dalam tahap ringan, tidak terlalu berbahaya, kondisi korban tidak dalam keadaan kritis, ketersediaan alat maupun bahan memadai untuk pertolongan, serta ketrampilan dan kemampuan penolong dalam melakukan pertolongan pertama.

Ingat! Pertolongan pertama yang diberikan oleh selain petugas kesehatan sifatnya adalah pertolongan sementara sebelum dilakukan penanganan lebih lanjut oleh petugas kesehatan (dokter, perawat, dsb). Setelah pemberian pertolongan pertama dilakukan, maka sesegera mungkin bawalah korban ke fasilitas kesehatan (Puskesmas, Rumah Sakit, Klinik 24 Jam, dsb) untuk mendapatkan pertolongan/penanganan lebih lanjut dari petugas kesehatan yang memiliki peralatan dan kemampuan untuk memberikan tindakan pertolongan secara tepat.

1. Tujuan utama pertolongan pertama pada kecelakaan

* Mempertahankan penderita tetap hidup
* Membuat keadaan penderita tetap stabil
* Mengurangi rasa nyeri, ketidaknyamanan dan rasa cemas

2. Prinsip memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan

* Tenang dan tidak panic
* Bertindak cepat dan hati-hati
* Melakukan langkah lanjut

Langkah lanjutan dipilih yang tepat agar berguna bagi keselamatan dan kelangsungan hidup korban. Konsultasikan langkah-langkah yang dirasa perlu untuk menentukan tempat yang tepat agar korban dapat ditangani oleh tenaga ahli dan terampil dibidangnya.

3. Langkah-langkah pertolongan pertama pada kecelakaan
Sangat penting untuk mengetahui tahap-tahap pemberian pertolongan pertama
terutama pada keadaan yang membahayakan jiwa. Misal dimana denyut jantung dan
pernafasan telah berhenti, perdarahan, tersedak dan keracunan.

a. Bila memungkinkan, minta orang lain untuk memanggil petugas kesehatan
sementara anda melakukan pertolongan pertama
b. Periksa adanya perdarahan hebat. Bila ada, hentikan perdarahan
c. Bila menduga adanya cedera tulang belakang, jangan merubah posisi penderita.
Cidera tulang belakang dapat terjadi bila penderita jatuh dari tempat tinggi,
kecelakaan lalu lintas yang serius atau mengalami rasa kebal/hilang rasa/
tidak bisa menggerakan tubuh bagian atas atau bawah)
d. Bila penderita pingsan tetapi pernafasan normal tanpa cidera tulang belakang,
baringkan dalam posisi istirahat.
e. Jangan meninggalkan penderita sebelum petugas kesehatan dating. Bila anda
sendirian dan tidak mungkin memanggil petugas kesehatan, tetapi tidak ada
cedera tulang belakang dan keadaan penderita cukup stabil, bawa penderita
ke tempat pertolongan kesehatan terdekat.

Apa yang anda lakukan bila anda sakit ?